comScore
Share by :

Cegah Mastitis, Ini 7 Cara Menghentikan ASI yang Keluar Usai Menyapih Anak

Bookmark
Image Source:https://www.laleche.org.uk/wp-content/uploads/2016/02/marie-gleed-cambridge.jpg

Apakah Moms sedang dalam tahap menyapih si kecil? Jika ya, menyapih anak tentu bukan hal yang mudah ya, Moms. Setelah melahirkan dan menyusui, menyapih juga menjadi tahap yang tidak mudah bagi seorang ibu. Ketika anak berhenti menyusu, payudara masih memproduksi ASI hingga mengalami pembengkakan.

Keluarnya ASI ini bisa menyumbat saluran ASI hingga meningkatkan risiko infeksi payudara atau mastitis. Untuk mengatasi pembengkakan payudara serta keluarnya ASI, Moms bisa melakukan beberapa cara berikut ini di rumah:

Berhenti Menyusui

Berhenti Menyusui
Image Source:https://medicine.wustl.edu/

Hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti menyusui anak sepenuhnya. Sesuai dengan prinsip supply and demand, payudara akan terus memproduksi ASI ketika payudara kosong setelah menyusui. Berhenti memnyusui dan memompa ASI akan mengurangi produksi ASI secara perlahan. Setiap ibu membutuhkan waktu yang berbeda-beda jika mengikuti cara ini. Berikut ini beberapa tips untuk menghentikan ASI yang keluar:

  • Gunakan supportive bra yang dapat menahan payudara tetap di tempatnya.
  • Kompres dingin dan gunakan obat pereda nyeri meredakan rasa sakit akibat peradangan.
  • Gunakan tangan untuk memerah ASI keluar jika bengkak pada payudara semakin parah. Hindari terlalu sering melakukannya agar tidak merangsang payudara kembali memproduksi ASI
baca juga
Kompres dengan Daun Kubis

Kompres dengan Daun Kubis
Image Source:https://pixabay.com/

Daun kubis dapat digunakan untuk meredakan pembengkakan. Caranya, bersihkan beberapa helai daun kubis dengan air mengalir. Simpan daun kubis dalam lemari es dan tunggu hingga dingin. Letakkan masing-masing daun kubis yang telah dingin atau beku di dalam bra, menutupi payudara. Ganti daun kubis jika sudah terlihat layu. Namun perlu diingat Moms, meski dapat mengatasi pembengkakan pada payudara, belum ada penelitian lebih lanjut terkait daun kubis dapat mengeringkan suplai ASI.

Teh Daun Sage

Teh Daun Sage
Image Source:https://pixabay.com/

Cara alternatif lainnya untuk menghentikan produksi ASI setelah anak disapih adalah dengan menggunakan ramuan herbal. Salah satu ramuan herbal yang populer digunakan adalah daun sage. Moms dapat mengonsumsi daun sage dengan cara diseduh menjadi teh.

Namun karena belum ada penelitian yang membuktikan bahwa daun sage benar-benar ampuh menghentikan produksi ASI, sebaiknya Moms mengonsumsinya dalam jumlah sedikit atau porsi kecil. Lalu perhatikan bagaimana reaksi tubuh setelah mengonsumsi teh daun sage.

baca juga
Teh Melati

Teh Melati
Image Source:https://pixabay.com/

Teh melati menjadi ramuan herbal selanjutnya yang dipercaya untuk menghentikan produksi ASI. Teh melati dipercaya dapat menurunkan kadar prolaktin di dalam tubuh. Prolaktin merupakan hormon yang membantu tubuh memproduksi ASI. Sama halnya dengan daun sage, Moms disarankan untuk mengonsumsi teh melati dalam porsi sedikit dan perhatikan reaksi tubuh setelah meminumnya.

Peterseli

Peterseli
Image Source:https://pixabay.com/

Cara alami selanjutnya adalah dengan menggunakan peterseli atau parsley. Serupa dengan melati, peterseli dipercaya dapat menurunkan kadar prolaktin dalam tubuh sehingga produksi ASI cepat menurun. Moms bisa menambahkan peterseli ke sebagai bumbu masakan atau bisa juga dengan menaburkannya di atas salad.

Peppermint Oil

Peppermint Oil
Image Source:https://pixabay.com/

Mengoleskan minyak peppermint ke payudara dipercaya dapat mengurangi produksi ASI. Setelah dioleskan, Minyak peppermint dapat menimbulkan rasa kesemutan serta dapat meringankan rasa sakit akibat pembengkakan di payudara. Namun perlu diwaspadai, Moms. Minyak ini beracun jika digunakan dalam dosis tinggi. Jadi, hindari pemakaiannya jika Moms masih aktif menyusui si kecil.

Pil Kontrasepsi

Pil Kontrasepsi
Image Source:https://pixabay.com/

Pil kontrasepsi khususnya yang mengandung hormon estrogen dapat bekerja menekan produksi ASI. Namun untuk menggunakan cara ini, Moms perlu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Ketujuh cara di atas dapat Moms ikuti untuk menghentikan produksi ASI serta mengatasi pembengkakan pada payudara setelah menyapih anak. Namun sebaiknya lakukan konsultasidengan dokter terlebih dahulu demi keamaan Moms dan si kecil ya.

You should cek also

Recommended
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Forum
Related Articles
Related Articles
My Clips
Popular Articles
Category Articles