comScore
Share by :

Daftar Tarif yang Akan Naik Tahun 2020, Simak Tips Hematnya

Bookmark
Image Source:https://oss.mommyasia.id/photo/temporary/831a1ef0091fe1b403e552bf1ea7a330.jpeg

Upah Minimum Provinsi tahun 2020 memang mengalami kenaikan sebesar 8,51%. Tapi jangan senang dulu, kenaikan upah tersebut ternyata diikuti dengan kenaikan tarif-tarif lainnya lho, Moms. Wah sepertinya Moms harus memasang ikat pinggang lebih kencang lagi, Nih. Penasaran kan tarif apa saja yang mengalami kenaikan? Berikut ini daftarnya!

Seperti dilansir Detik, ada sederet harga yang diatur pemerintah bakal naik mulai tahun depan. Harga-harga yang bakal naik tersebut mulai dari tarif sejumlah tol, cukai dan harga rokok, tarif listrik, hingga BPJS Kesehatan. Wah, Moms perlu mengantisipasi kenaikan tarif ini karena pengeluaran pasti akan bertambah. Lalu kira-kira tarif apa saja Moms yang akan mengalami kenaikan pada tahun 2020 nanti?

Tarif Tol

Tarif pertama yang akan mengalami kenaikan adalah tarif tol. Menurut Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan mengumumkan kenaikan ruas tol yang akan berlaku setelah pelantikan Presiden akhir Oktober nanti. Berdasarkan jadwal dua tahunan, setidaknya bakal ada sedikitnya 13 ruas tol yang berpotensi mengalami kenaikan tarif hingga akhir tahun.

Tarif Tol
Image Source:https://www.liputan6.com/

Namun, secara total ada 18 ruas tol yang menurut aturan bisa disesuaikan tarif karena penundaan tahun lalu. Ruas tol yang mengalami kenaikan tarif antara lain:

  • Tol I Integrasi Jakarta-tangerang & Tangerang-merak (Cikupa)
  • Tangerang (Cikupa)-Merak
  • Jagorawi
  • Kertosono Mojokerto
  • Makassar seksi IV
  • Cikampek-Palimanan
  • Gempol-Pandaan tahap I
  • Surabaya-Mojokerto
  • Palimanan-Kanci
  • Semarang Seksi A-B-C
  • Tol Dalam Kota Jakarta (JIUT)
  • Pondok Aren-Serpong
  • Belawan-Medan-Tanjung Morawa
  • Ujung Pandang seksi I&II
  • Nusa dua-Ngurah Rai-Benoa
  • Surabaya- Gempol
  • Pasirkoja- Soreang
  • Surabaya - Gresik
baca juga
Harga Rokok

Jika Dads termasuk perokok berat, siap-siap kantong bolong ya, Moms. Karena harga rokok juga direncanakan mengalami kenaikan, lho. Presiden Jokowi telah menyetujui tarif cukai rokok yang baru sebesar 23%, dan akan mulai berlaku pada Januari 2020. Keputusan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai menggelar rapat secara tertutup di Istana Kepresidenan.

Harga Rokok
Image Source:https://jabar.tribunnews.com/
"Kenaikan average 23% untuk tarif cukai, dan 35% dari harga jualnya yang akan kami tuangkan dalam Permenkeu," kata Sri Mulyani.
Source:https://jabar.tribunnews.com/

Kepala Sub Direktotat Publikasi dan Komunikasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Deni Surjantoro mengatakan, kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok yang disampaikan menkeu merupakan harga rata-rata. Namun dia memastikan kenaikan HJE akan mengerek naik harga rokok yang dijual dipasaran saat cukai rokok berlaku.

Tarif Listrik

Pemerintah sudah sepakat menghapus subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga mampu 900 VA mulai tahun depan. Imbasnya, pelanggan tersebut akan kena penyesuaian tarif mulai 2020.

Direktur Pengadaan Strategis II PLN Djoko Abumanan mengatakan, memang kebijakan pemerintah menginginkan subsidi yang lebih tepat sasaran, untuk pelanggan 900 VA adalah pelanggan yang masuk kategori rumah tangga mampu saja yang dicabut.

Tarif Listrik
Image Source:https://wartanews.id/
"PLN minta itu tepat sasaran, jangan duplikasi. Tapi kan susah selama ini karena yang disubsidi adalah 900 VA dan 450 VA. Maka diputuskan pada 2016, 900 VA dicabut kecuali yang masuk dalam keluarga miskin. 450 VA juga campur ada yang harusnya tak berhak, tapi tetap subsidi. Terpaksa, ini belum dipilah, yang sudah dipadankan baru 900 VA," ujar Djoko.
Source:https://wartanews.id/

Keputusannya adalah mencabut pelanggan 900 VA yang mampu dan tak mampu, yang diperkirakan berjumlah 27 juta pelanggan di 2020.

Djoko juga menambahkan bahwa ada kelompok yang tadinya disubsidi menjadi tidak disubsidi. Namun belum tentu terjadi kenaikan tarif, karena tergantung dolar, ICP, dan inflasi.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengungkapkan tarif listrik belum tentu naik meski subsidi listrik telah disepakati turun oleh pemerintah dan DPR dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Jonan mengatakan, pemerintah belum mengambil keputusan mengenai penerapan skema tarif listrik atas penurunan subsidi listrik. Sebab masih menunggu penetapan Undang-Undang APBN 2020.

baca juga
Iuran BPJS

Kalau kenaikan tarif yang satu ini tentu Moms sudah tahu banget, ya. Kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan berlaku untuk seluruh peserta. Kenaikan tersebut mulai berlaku pada 1 Januari 2020 mendatang. Berikut rincian kenaikannya:

  • Penerima Bantuan Iuran (PBI), iuran naik dari Rp 23.000 menjadi Rp 42.000 per jiwa. Besaran iuran ini juga berlaku bagi Peserta yang didaftarkan oleh Pemda (PBI APBD). Iuran PBI dibayar penuh oleh APBN, sedangkan Peserta didaftarkan oleh Pemda (PBI APBD) dibayar penuh oleh APBD.
  • Pekerja Penerima Upah Pemerintah (PPU-P), yang terdiri dari ASN/TNI/POLRI, semula besaran iuran adalah 5% dari gaji pokok dan tunjangan keluarga, di mana 3% ditanggung oleh Pemerintah dan 2% ditanggung oleh ASN/TNI/POLRI yang bersangkutan, diubah menjadi 5% dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, tunjangan profesi, dan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan bagi PNS Daerah, dengan batas sebesar Rp 12 juta, dimana 4% ditanggung oleh Pemerintah dan 1% ditanggung oleh ASN/TNI/POLRI yang bersangkutan.
Iuran BPJS
Image Source:https://nasional.kompas.com/
  • Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU-BU), semula 5% dari total upah dengan batas atas upah sebesar Rp 8 juta, dimana 4% ditanggung oleh Pemberi Kerja dan 1% ditanggung oleh Pekerja, diubah menjadi 5% dari total upah dengan batas atas upah sebesar Rp 12 juta, dimana 4% ditanggung oleh Pemberi Kerja dan 1% ditanggung oleh Pekerja.
  • Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU)/Peserta Mandiri:
    *Kelas 3: naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per jiwa
    *Kelas 2: naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 per jiwa
    *Kelas 1: naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per jiwa.
Tips Menghemat Uang Saat Banyak Tarif Naik

Wah Moms, ternyata banyak ya tarif yang naik. Benar-benar harus mengencangkan ikat pinggang nih, Moms. Untuk itu yuk Moms ikuti tips menghemat uang ditengah banyaknya kenaikan tarif. Berikut ini tipsnya:

  • Disiplin mengatur uang dengan cara sederhana seperti berbelanja sesuai dengan kebutuhan. Selain itu jangan lupa untuk disiplin menabung dan berinvestasi untuk persiapan kebutuhan keuangan masa depan.
  • Catat semua pengeluaran harian, atau per minggunya selama sebulan. Lakukan analisa sederhana terhadap pengeluaran bulanan. Beri tanda untuk pengeluaran yang wajib, tidak wajib, dan pelengkap. Evaluasi kembali untuk pengeluaran yang bisa Anda tekan, atau hemat.
  • Siapkan rekening tabungan alternatif tanpa akses kartu ATM. Setiap kali rekening tabungan menerima gaji bulanan, segera transfer nominal tertentu ke rekening tabungan alternatif. Jangan lupa, setiap kali menerima bonus, segera setor langsung uang ke rekening alternatif.
Tips Menghemat Uang Saat Banyak Tarif Naik
Image Source:https://www.liputan6.com/
  • Sistem amplop merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mengatur keuangan dengan baik. Cara sederhana ini cukup ampuh untuk berhemat. Moms cukup menyiapkan beberapa amplop dan memberikan nama pada masing-masing amplop.
  • Dalam menjalani hidup hemat, Moms diharapkan bisa menahan godaan belanja. Kuncinya, jangan membeli sesuatu yang mendadak atau diluar pos pengeluaran bulanan, kecuali memang hal tersebut sifatnya penting.
  • Hutang yang menumpuk akibat pemakaian tidak terkendali akan membuat Moms mengeluarkan uang berlebih pada bulan berikutnya. Jadi sebaiknya hindari hutang ya, Moms.
Nah, Moms, sudah siap dengan kenaikan berbagai macam tarif di tahun 2020? Yuk persiapkan dari sekarang, Moms.
You should cek also

Recommended
Recommended Forum
Popular Blog
Popular Forum
Related Articles
Related Articles
My Clips
Popular Articles
Category Articles